Linguistik Matematika: Suatu Pendekatan untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Non-Rutin Secara Matematis

Sugama Maskar, Nicky Dwi Puspaningtyas, Dian Puspita

Abstract


Kemampuan literasi siswa Indonesia termasuk kategori rendah. Siswa Indonesia mayoritas belum dapat memodelkan situasi yang kompleks secara matematis, artinya belum dapat memilih, membandingkan, serta mengevaluasi strategi pemecahan masalah yang tepat dari situasi kompleks tersebut. Berdasarkan tren nilai PISA membaca, matematika, dan sains terdapat kesamaan pola antara nilai membaca dan matematika. Oleh karena itu, terdapat korelasi antara kecerdasan bahasa dan matematis. Beberapa studi menunjukan bahwa terdapat hubungan antar kecerdasan linguistik terhadap hasil belajar Matematika. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis terhadap pendekatan linguistik matematika sebagai salah satu solusi untuk dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah non-rutin secara sistematis. Penelitian ini disusun menggunakan teknik analisis deskriptif melalui kajian kepustakaan atau library research. Linguistik Matematika bermula pada aksiomatik Euclid sekitar tahun 325 – 265 sebelum masehi dan pada metode deskripsi tata bahasa Panini sekitar tahun 520 – 460 sebelum Masehi. Baik Euclid maupun Panini mengembangkan dua buku terkenal dan fundamental yang berjudul Element dan Aṣṭādhyāyī. kecerdasan linguistik dan matematis mempunyai kesamaan karakter yaitu merupakan suatu kecerdasan yang dapat merekonstruksi sesuatu yang abstrak atau suatu permasalahan kompleks menjadi sebuah solusi konkret beserta solusinya secara tepat dan sistematis. Kombinasi keduanya merupakan kemampuan yang mumpuni untuk dapat menyelesaikan permasalahan matematis non-rutin. Oleh karena itu, Linguistik Matematika merupakan pendekatan yang dapat menghubungkan secara langsung kecerdasan linguistik dan matematis sehingga menjadikan suatu kompetensi utuh yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah kompleks secara matematis.

Full Text:

PDF

References


Ajello, A. M., Caponera, E., & Palmerio, L. (2018). Italian students’ results in the PISA mathematics test: does reading competence matter?. European Journal of Psychology of Education, 33(3), 505-520.

Akbasli, S., Sahin, M., & Yaykiran, Z. (2016). The Effect of Reading Comprehension on the Performance in Science and Mathematics. Journal of Education and Practice, 7(16), 108-121.

Aldridge, M. V. (2011). The elements of mathematical semantics. De Gruyter Mouton.

Ardiansyah, M. (2020). Kontribusi tingkat pendidikan orang tua, lingkungan, dan kecerdasan logis terhadap kemampuan berpikir kritis matematis. Jurnal Pendidikan Matematika (Kudus), 3(2), 163-178.

Avvisati, F, Echazarra, A., Givord, P. and Schwabe, M. (2019, December 3). What 15-year-old students in Indonesia know and can do. Indonesia – OECD. https://www.oecd.org/pisa/publications/PISA2018_CN_IDN.pdf

Cascella, C. (2020). Exploring the complex relationship between students’ reading skills and their performance in mathematics: a population-based study. Educational Research and Evaluation, 26(3-4), 126-149.

Collins, M. A., & Laski, E. V. (2019). Digging deeper: Shared deep structures of early literacy and mathematics involve symbolic mapping and relational reasoning. Early Childhood Research Quarterly, 46, 201-212.

Ding, H., & Homer, M. (2020). Interpreting mathematics performance in PISA: Taking account of reading performance. International Journal of Educational Research, 102, 101566.

Fadilah, S. R. N. (2021). Analisis Kemampuan Komunikasi Matematis pada Materi Koordinat Cartesius ditinjau dari Kecerdasan Linguistik (Doctoral dissertation, Universitas Siliwangi).

Fitriani, U., Rohman, A. A., & Cahyono, B. (2018). Pengaruh kecerdasan linguistik terhadap kemampuan koneksi matematis dalam menyelesaikan masalah open ended materi trigonometri. Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA, 8(1), 101-113.

Gladkij, A. V., & Melcuk, I. A. (2020). Elements of mathematical linguistics. De Gruyter Mouton.

Idhartono, A. R. (2020). Studi literatur: analisis pembelajaran daring anak berkebutuhan khusus di masa pandemi. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 3(3), 529-533.

Izza, A. Z., Falah, M., & Susilawati, S. (2020). Studi literatur: Problematika evaluasi pembelajaran dalam mencapai tujuan pendidikan di era merdeka belajar. Konferensi Ilmiah Pendidikan, 1(1), 10-15.

Kirom, S. (2019). Aspek Literasi Dalam Pembelajaran Statistik dengan Menggunakan Modul Berbasis Kecerdasan Linguistik. SNHRP, 106-116.

Kornai, A. (2007). Mathematical linguistics. Springer Science & Business Media.

Marlina, E. (2019). Meningkatkan Kecerdasan Linguistik pada Pembelajaran Matematika melalui Cooperative integrated Reading and Composition (CIRC). METAMORFOSIS| Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 12(2), 12-16.

Maskar, S. (2020, April). Maximum Spanning Tree Graph Model: National Examination Data Analysis of Junior High School in Lampung Province. In International Conference on Science and Engineering (Vol. 3, pp. 375-378).

Maskar, S., & Puspaningtyas, N. D. (2021). Clustering Subjects in Lampung Provincial National Examination of Junior High School through Maximum Spanning Tree. Aksioma: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 10(4).

Milsan, A. L., & Wewe, M. (2019). Hubungan antara kecerdasan logis matematis dengan hasil belajar matematika. Journal of Education Technology, 2(2), 65-99.

Mufidah, S. N. A., & Mukhlisin, M. (2020). Pembentukan Kecerdasan Linguistik dan Keterampilan Membaca Alquran Siswa Madrasah Tsanawiyah. Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 59-78.

Mukarromah, L. (2019). Kecerdasan logis matematis siswa dalam menyelesaikan masalah matematika melalui problem posing pada materi himpunan kelas VII MTS Nurul Huda Mojokerto. Jurnal Penelitian, Pendidikan, dan Pembelajaran, 14(8).

Nisa, F. B., Mukhlis, M., & Maswar, M. (2020). Analisis Hubungan Antara Kecerdasan Logis Matematis dengan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa. Alifmatika: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika, 2(2), 199-211.

Nurfaizi, M. N. (2021). Kemampuan Komunikasi Matematika Siswa SMA dalam Menyelesaikan Soal Cerita Materi Program Linear Ditinjau dari Kecerdasan Linguistik. EduTeach: Jurnal Edukasi dan Teknologi Pembelajaran, 2(1), 1-15.

Partee, B. B., ter Meulen, A. G., & Wall, R. (2012). Mathematical methods in linguistics (Vol. 30). Springer Science & Business Media.

Patria, R. R. (2021, April). Why Indonesian Students Struggle in Reading Test?. In International Conference on Educational Assessment and Policy (ICEAP 2020) (pp. 29-40). Atlantis Press.

Pramudiani, P., & Herman, T. (2021). Students' Mathematical Thinking in Column Calculation and Algorithms. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1928-1942.

Stoffelsma, L., & Spooren, W. (2019). The relationship between English reading proficiency and academic achievement of first-year science and mathematics students in a multilingual context. International Journal of Science and Mathematics Education, 17(5), 905-922.

Surani, D. (2019, May). Studi literatur: Peran teknolog pendidikan dalam pendidikan 4.0. In Prosiding Seminar Nasional Pendidikan FKIP (Vol. 2, No. 1, pp. 456-469).

Tanfidiyah, N., & Utama, F. (2019). Mengembangkan Kecerdasan Linguistik Anak Usia Dini Melalui Metode Cerita. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 4(3), 9-18.

What is PISA? (n.d.). oecd.org. https://www.oecd.org/pisa/

Wintarsih, S. P. (2019). Pengembangan Model Pembelajaran Cooperative Bamboo Dance dalam Meningkatkan Kecerdasan Linguistik. Metamorfosis| Jurnal Bahasa, Sastra Indonesia dan Pengajarannya, 12(2), 40-44.




DOI: https://doi.org/10.33365/jm.v4i2.2142

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Creative Commons License

Articles in Jurnal Mathema are licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.