PENGGUNAAN KOMIK DIGITAL TOONDOO DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS TINGKAT SEKOLAH MENENGAH

Achmad Yudi Wahyudin, Daud Jepri, Martha Widiawitasari Simamora, Irma Widya Pratiwi, Alfa Rina

Abstract


Studi ini menyelidiki penggunaan Toondoo pembuat komik strip dalam pengajaran teks recount di pendidikan menengah. Dengan partisipasi seorang guru bahasa Inggris, penelitian ini mencoba menangkap proses pembuatan komik sebagai media pengajaran pada tahun akademik 2018-2019 di sekolah umum di Lampung, Indonesia. Observasi digunakan sebagai teknik pengumpulan data. Hasilnya menunjukkan proses pembuatan komik dengan elemen teks recount. Proses penulisan komik terdiri dari pendaftaran, membuat tata letak, memilih karakter komik, memilih latar belakang, membuat balon, dan menerbitkan komik. Proses ini diintegrasikan ke dalam proses belajar mengajar di kelas. Studi ini dapat memberikan implikasi pedagogis bagi guru dan praktisi dalam pendidikan menengah yang dapat dibantu dengan penggunaan komik

Full Text:

PDF

References


Wahyudin, A.Y. (2015). Teacher’s implementation of scientific method to teach english as a foreign language at senior high school level. Unpublished postgraduate thesis. School of Postgraduates Indonesia University of Education

Wahyudin, A.Y. (2012). The effect of outlining strategy in improving students’ recount text writing ability at the second year students of SMPN 13 Bandar Lampung. Unpublished undergraduate thesis. Lampung University

Juwitasari, Ratna. (2005). Increasing Student’s Descriptive Writing through CTL. Unpublished Undergraduate Thesis. Lampung University.

Sutarsyah, C. (2017). Pembelajaran Bahasa Inggris sebagai muatan lokal pada sekolah dasar di Provinsi Lampung. Aksara, 18(1), pp. 35-43.

Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi ke V. (2016). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Wright, G. & Sherman, R. (1994). What is black and white and read all over? The funnies! Reading Improvement, 31(1), 37-48.

McCloud, S. (1993). Understanding Comics: The Invisible Art. New York: Harpercollins.

Hurlock. E. B. (1978). Perkembangan Anak. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Martin, J. R., & Rose, D. (2005). Designing literacy pedagogy: Scaffolding democracy in classroom. In J. Webster, C. Matthiessen, & R. Hasan (Eds.) Continuing discourse on language (pp.1-26). London: Continuum.

Derewianka, B. (1990). Exploring how texts work. Newtown: PETA.

Megawati, F. & Anugerahwati, M. (2012). Comic strips: a study on the teaching of writing narrative texts to Indonesian EFL students. Teflin, 23(2), 183-205.

Emilia, E. (2005). A critical genre-based approach to teaching academic writing in a tertiary EFL context in Indonesia. Disertasi PhD. Melbourne University.

Hyland, K. (2007). Genre pedaogy: language, literacy, and L2 writing instruction. Journal of second language writing. pp. 148-164. Retrieved on http://sciencedirect.com/ on March 26th 2015.




DOI: https://doi.org/10.33365/jta.v1i1.673

Refbacks

  • There are currently no refbacks.